October 30, 2020
7 Gua Cantik Di Dunia Yang Bikin Terpana

7 Gua Cantik Di Dunia Yang Bikin Terpana

Umumnya gua-gua identik dengan tempat tenggelam dan menyeramkan. Namun di gua-gua berikut ini justru kesan gua yang gelap dan seram tak ditemui sedikit pun. Yang ada malah keindahan gua yang cantik bikin terpana. Selain indah, di beberapa gua ini juga akan merasakan sensasinya seperti berada di planet lain, lho! Mau tau gua apa saja yang cantik tersebut? Inilah gua cantik bikin terpana.

 7. Gua Hang Sơn Đoòng, Vietnam

Gua Hang Sơn Đoòng, Vietnam

Berkunjung ke Vietnam, Anda bisa menjajal petualangan seru di sebuah gua yang merupakan gua vertikal terbesar di dunia, Gua Hang Sơn Đoòng. Terletak Phong Nha-Kẻ Bàng National Park, Vietnam, gua ini cocok bagi para traveler yang ingin mengasingkan diri dari segala aktivitas dan rutinitas sehari-hari.

Pintu masuk guanya saja sudah menawarkan aura keindahan dan kemegahan gua. Uniknya, mulut gua ini karakternya mirip dengan pantai. Ditambah lagi terdapat dua mata air yang bisa dijadikan sumber air serta kolam renang alami. Aspek keindahan lain dari gua ini adalah di saat cahaya matahari masuk ke dalam gua. Berkas cahaya yang timbul sangat indah untuk diabadikan dengan kamera. Benar-benar tempat yang cocok untuk mengasingkan diri dari pusat kota.

Namun, perlu diketahui, hanya 500 pelancong yang diperkenankan untuk mengunjungi gua ini setiap tahunnya, untuk tetap melestarikan lingkungan sekitar.

Selain keindahannya, gua ini juga terkenal misterius. Pasalnya, gua ini diketahui dapat bersiul. Di awal, warga sekitar sering merasa ketakutan karena mendengar suara siulan kencang dari dalam gua, sehingga mereka berpikir berkali-kali untuk mendekati gua. Namun, kini mereka tidak merasa takut lagi. Bahkan menjadikan suara siulan tersebut sebagai salah satu daya tarik wisatawan datang ke Vietnam.

Dalam penelitian dikemukakan bahwa suara siulan itu berasal dari udara yang melewati lorong-lorong gua dan perbedaan tekanan udara menyebabkan suara yang seperti suara siulan.

Baca Juga  7 Jembatan Penguji Adrenalin Dari Seluruh Dunia

6. Gua Reed Flute, Cina

Gua Reed Flute, Cina

Kesan pengap dan gelap dari gua akan sirna jika memasuki gua Reed Flute yang ada di Guilin, Cina. Karena di gua ini pengunjung akan disajikan indahnya warna-warni dinding gua bak lukisan abstrak yang membuat mata terpana. Paduan warna cerah seolah menyulap bagian dalam gua yang gelap menjadi cantik seperti lukisan warna-warni. Asal warna ini berasal dari pencahayaan lampu yang dikelola oleh pengelola Gua Reed Flute.

Selain itu, keindahan Gua Reed Flute terasa semakin spesial dengan adanya danau bawah tanah yang jernih bak cermin raksasa yang memantulkan setiap sudut gua.

Tak hanya memesona, gua ini juga punya banyak sejarah. Konon, dalam prasasti itu tertulis bahwa Reed Flute telah menjadi primadona sejak 1.200 tahun lalu. Selain prasasti, terdapat juga kaligrafi, puisi, dan catatan perjalanan pengunjung yang berasal dari abad ke-8 Dinasti Tang. Catatan sejarah ini menambah daya tarik bagi para pelancong yang datang ke gua tersebut.

5. Gua Blue Grotto, Capri, Italia

Gua Blue Grotto, Capri, Italia

Lainnya halnya dengan Gua Reed Flute yang ada di Cina, Gua Blue Grotto atau Grotta Azzurra yang ada di Capri, Italia ini diterangi cahaya biru yang alami. Cahaya biru diakibatkan karena sinar matahari yang menerobos rongga bawah air dan lubang-lubang kecil di dinding gua. Cahaya matahari tersebut kemudian terpancar kembali melalui air laut sehingga menciptakan pantulan cahaya biru alami yang menakjubkan, menerangi seluruh dinding dan langit-langit gua.

Jika para wisatawan ingin menjelajahi gua sepanjang 60 meter ini, harus menggunakan perahu kecil dan tidak diperbolehkan untuk berenang di dalamnya. Namun, pengunjung dapat menikmati pemandangan indah dari refleksi cahaya biru air yang berubah-ubah seperti pertunjukan proyektor 3 dimensi. Apalagi ketika cuaca sedang cerah, warna biru akan semakin terang dan indah, seolah-olah berada di planet lain.

Baca Juga  6 Tempat Di Pegunungan Himalaya Yang Menyimpan Banyak Misteri

4. Gua Marble, Cili

Gua Marble, Cili

Siap-siap menganga kalau berkunjung ke Gua Marble yang ada di Patagonia, Cili karena keindahan dinding gua yang eksotis bak negeri dongeng nggak akan ada yang nyaingin. Cuevas de Mármol atau yang disebut Marble Caves ini merupakan gua cantik yang terbentuk akibat erosi laut sejak 6.000 tahun yang lalu.

Proses pembentukan gua ini terjadi akibat gelombang air laut yang agresif menyapu marmer secara perlahan selama bertahun-tahun sehingga membentuk lengkung dinding gua dengan struktur yang unik.

Dinding gua ini terlihat seperti lukisan sorealis nan eksotis dengan berbagai macam warna seperti biru, safir, dan hijau. Uniknya lagi, warna dinding Gua Marble ini akan berubah-ubah, tergantung pada ketinggian air dan musim yang sedang terjadi.

Waktu terbaik untuk mengunjungi gua ini adalah bulan September hingga Februari, ketika es sedang mencair sehingga warna danau dan warna dinding gua itu menjadi sangat indah.

3. Eisriesenwelt, gua es terbesar di dunia, Werfen, Austria

Eisriesenwelt, gua es terbesar di dunia, Werfen, Austria

Apa rasanya menyaksikan gua yang bukan berisi stalaktit dan stalakmit, melainkan diselimuti dengan es. Inilah sensasi yang bisa dirasakan ketika mengunjungi gua es terbesar di dunia, Eisriesenwelt, yang berada di Werfen, Austria. Formasi es yang megah dan unik ini menjadi magnet para pelancong yang datang.

Meskipun gua ini memiliki panjang 42 km, hanya kilometer pertamalah yang diperbolehkan untuk dikunjungi wisatawan.

Spot pemberhentian yang paling terkenal adalah Great Ice Embankment dan Hymir’s Castle. Pada spot Great Ice Embankment, terdapat formasi es yang tinggi menjulang hingga 22 meter. Sedangkan pada Hymir’s Castle atau Ice Organ, terdapat lekukan es yang rumit dan indah, serta didramatisir dengan lampu magnesium yang warna-warni.

Para wisatawan bisa datang kapan saja sepanjang tahun. Keunikan dari gua ini adalah angin yang menjaga es di gua tetap membeku. Saat musim dingin, angin bertiup ke dalam gua dan membekukan air di dalam gua. Sedangkan saat musim panas, angin dingin dari dalam gua bertiup keluar gua dan mencegah formasi es mencair.

Baca Juga  5 Kota Indah yang Diangkat Menjadi Nama Penyakit

2. Gua Jeita Grotto, Lebanon

Gua Jeita Grotto, Lebanon

Siap-siap terpana melihat cantiknya Timur Tengah di situs Gua Jeita Grotto yang ada di Lebanon. Gua yang berada di 18 km utara di ibukota Lebanon, Beirut ini merupakan salah satu keajaiban dunia yang terdaftar dalam “14 New 7 Wonders Worldwide Landmark”.

Di gua ini terdapat dua bagian ruangan, bagian atas dan bagian bawah.

Pada bagian atas, para wisatawan dapat menyusuri gua dan menikmati indahnya bebatuan yang eksotis. Bahkan struktur stalaktit dan stalakmit di dalam gua seperti istana yang ada di perut bumi. Namun, pada bagian gua sepanjang 2.200 meter ini, wisatawan hanya diperbolehkan menyusuri area gua hingga jarak 750 meter saja.

Pada bagian bawah, struktur gua didominasi oleh sungai bawah tanah. Air sungainya yang berwarna biru bening ini menjadi nilai indah lainnya dari Gua Jeita Grotto. Sungai ini juga menjadi sumber air minum bagi satu juta lebih warga Kota Beirut. Para wisatawan yang ingin mengelilingi gua bagian bawah ini bisa menggunakan perahu hingga 400 meter dari total panjang sungai yang mencapai 7.800 meter.

Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk menikmati gua Gua Jeita Grotto karena harga tiket berkisar antara Rp 80.000 hingga Rp 140.000 saja.

1. Gua es Mendenhall di Alaska, Amerika Serikat

Gua es Mendenhall di Alaska, Amerika Serikat

Keindahan sinar biru yang memukau dapat disaksikan jika berkunjung ke Gua Es Mendenhall yang berada di Alaska, Amerika Serikat. Dinding gua yang bercahaya itu tampak seperti kaca berwarna biru dan memancarkan cahaya yang indah. Gua es ini merupakan bagian dari Gletser Mendenhall. Bongkahan es di dalam gua terbentuk dalam waktu yang sangat lama.

Di dalam gua tersebut kita juga bisa menyaksikan berbagai wujud dari siklus air yang bisa disaksikan di atas langit-langit yang tampak seperti terowongan kaca berwarna biru.

Bagi yang ingin mengunjungi gua es ini harus siap stamina karena untuk sampai di dalam gua, pengunjung harus mendaki Gletser Mendenhall terlebih dahulu, yang panjangnya mencapai 19 km. Dan jangan lupa pakai pakaian tebal dan hangat karena suhu dalam gua bisa mencapai 0 °C. Namun, ketika disuguhkan dengan pemandangan gua yang sangat indah, lelahnya mendaki terbayarkan!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *