October 22, 2020
7 Fakta Di Balik Mitos Makanan

7 Fakta Di Balik Mitos Makanan

Saat ini zaman telah memasuki era digital dan canggih. Namun, masih banyak masyarakat yang masih percaya terhadap mitos. Salah satunya adalah mitos yang berhubungan dengan makanan. Mitos apa saja dan bagaimana faktanya menurut ilmu kedokteran? Inilah fakta di balik mitos makanan!

7. Gadis dilarang makan sayap ayam karena bisa jauh dari jodoh?

Gadis dilarang makan sayap ayam karena bisa jauh dari jodoh?

Sejak lama, mitos tentang bagian sayap ayam bisa membuat gadis yang memakannya jauh dari jodoh, memang sudah ada. Benarkah mitos ini?

Ditelisik dari segi medis, ternyata sayap ayam memang mengandung banyak lemak. Jika remaja atau gadis yang mempunyai hormon tak stabil mengkonsumsi sayap ayam, dikhawatirkan kulit wajah menjadi tak bersih akibat jerawatan, serta bertambah berat badan.

Selain itu, disebutkan pula jika bagian sayap ayam harus dihindari karena resiko ada endapan atau sisa obat-obatan yang disuntikkan ke ayam.

Dari sinilah anggapan jika wajah kurang bersih lebih sulit mendapat jodoh.

6. Bagian kulit ayam pasti bikin gendut?

Bagian kulit ayam pasti bikin gendut?

Saat ini, banyak dari kita menghindari memakan kulit ayam karena sumber lemak. Benarkah jika bagian terluar dari ayam ini memang menjadi sumber bertambahnya berat badan?

Menurut beberapa ahli, kulit ayam disebut mengandung lemak cukup banyak. Tetapi lemak yang terkandung ternyata sebagian besar adalah lemak baik atau lemak tak jenuh. Ini berarti, kulit ayam tidak akan membuat gendut jika tidak dimakan secara berlebihan.

Malah, lemak tak jenuh dalam kulit ayam dapat meningkatkan kesehatan jantung dan membantu menurunkan tekanan darah, serta kadar kolesterol. Ingat! Tetap pada porsi cukup!

Selain itu, kulit ayam bisa menjaga kelembapan dan meningkatkan aroma saat dimasak. Bahkan, kulitnya bisa menjadi penghalang minyak agar tidak diserap berlebihan ke dalam daging.

5. Makan seafood jangan berbarengan dengan daging merah?

Makan seafood jangan berbarengan dengan daging merah?

Apakah kamu pernah mendengar mitos tentang larangan makan seafood dengan daging merah? Ternyata, makan seafood dan daging merah seperti daging sapi, tidak dianjurkan. Pasalnya, kedua jenis makanan ini memiliki kandungan protein dan lemak tinggi sehingga sulit dicerna oleh tubuh.

Selain itu, jika Anda sudah memiliki penyakit asam urat, maka kombinasi seafood dan daging merah bisa memicu serangan asam urat.

4. Gangguan pencernaan karena minum air setelah makan semangka

Gangguan pencernaan karena minum air setelah makan semangka

Semangka punya berbagai manfaat bagi tubuh. Apakah benar, jika minum air setelah makan semangka bisa menyebabkan gangguan pencernaan?

Beberapa ahli berpendapat, karena semangka sebagian besar terdiri dari air dan gula dalam bentuk fruktosa, maka jika minum air setelah mengkonsumsi semangka, malah dapat menginfeksi usus. Hal ini terjadi karena mikroba atau bakteri butuh air dan gula untuk berkembang. Jadi, kemungkinan mikroba menyebar di saluran pencernaan, lebih besar.

Beberapa ahli lain bahkan sampai melarang mengonsumsi makanan lain bersamaan dengan makan semangka. Pasalnya, ketika semangka dimakan bersama dengan makanan lain, bisa memperlambat penyerapan dan proses pencernaan di perut yang mengakibatkan perut asam.

3. Minum kopi dan makan durian berbahaya?

Minum kopi dan makan durian berbahaya?

Bagi kamu penyuka durian, tentu aroma, rasa, dan tekstur daging buahnya sangat menggoda! Sayangnya, beberapa waktu lalu, beredar mitos: jika minum kopi dan makan durian bersamaan atau setelahnya ternyata sangat berbahaya! Benarkah demikian?

Menurut beberapa dokter gizi, mengonsumsi kopi setelah atau saat makan durian, boleh-boleh saja karena tidak berbahaya.

Tetapi, ketika ada kasus orang meninggal karena diduga konsumsi durian dan kopi, hal ini bisa saja terjadi karena korban sedang dalam kondisi tidak sehat bahkan mungkin saja menderita penyakit kronis.

2. Nanas berbahaya untuk ibu hamil?

Nanas berbahaya untuk ibu hamil?

Bagi perempuan hamil, ada larangan memakan buah nanas karena bisa menyebabkan keguguran atau persalinan dini. Apakah hal ini fakta?

Menurut ahli gizi dan ahli kandungan, nanas adalah pilihan aman dan sehat selama masa kehamilan. Meski nanas mengandung bromelain, jumlah bromelain dalam setengah hingga satu buah nanas, tidak akan memengaruhi kehamilan.

Namun, jika mengonsumsi hingga 10 buah nanas dalam satu kali makan, tentu saja jumlah bromelain dalam nanas menimbulkan efek tidak baik. Jika dalam jumlah sedikit, meski dimakan setiap hari, nanas malah bisa memberikan dorongan nutrisi bagi janin dalam kandungan untuk bisa bertumbuh kembang dengan optimal.

Selain itu, nanas bisa juga mengatasi morning sickness, anti konstipasi, menjaga sistem saraf dan jantung, serta menjaga kesehatan tulang.

1. Makan cabe bisa usus buntu?

Makan cabe bisa usus buntu?

Anda sering mendengar, jika sering makan cabe atau sambal bisa memicu usus buntu? Ternyata, kebanyakan kasus radang usus buntu bukan karena cabe, lho!

Menurut dokter spesialis gizi klinik, radang usus buntu bisa dipicu beberapa faktor. Yang utama adalah karena kurang minum atau tubuh kekurangan cairan.

Jadi, kalau sering memakan cabe bahkan jambu biji sekalipun, tetapi tubuh tidak pernah kekurangan cairan, maka tidak akan terkena resiko usus buntu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *