October 22, 2020
6 Tokoh Kartun Ini Memiliki Kisah Tragis

6 Tokoh Kartun Ini Memiliki Kisah Tragis

Film animasi atau kartun yang saat ini semakin berkembang sudah ada sejak abad ke-20. Berbagai tokoh animasi tersebut dibuat beragam dengan cerita yang menarik. Produk film dari animasi identik dengan anak-anak walau tidak menutup kemungkinan bahwa banyak orang dewasa masih menyukai cerita yang selalu berakhir bahagia ini. Tapi apakah kamu tahu terdapat kisah tragis dibalik tokoh-tokoh animasi tersebut? Berikut ini merupakan 6 tokoh animasi yang memiliki kisah tragis.

6. Putri Tidur ternyata mengalami pelecehan

Putri Tidur ternyata mengalami pelecehan

Diurutan keenam adalah tokoh Aurora dalam film animasi Sleeping Beauty atau Putri Tidur. Diceritakan, Aurora tertidur akibat kutukan peri jahat. Kutukan tersebut aktif ketika jari Aurora tertusuk jarum pintal. Kisah pun berakhir bahagia ketika seorang pangeran mencium Aurora dan membangunkannya dari tidur. Mereka lalu hidup bahagia selamanya.

Tapi, kisah asli sang putri tak semanis animasinya. Dalam karangan Giambattista Basile, Putri Tidur yang bernama Talia memang tertidur dan ditemukan oleh seorang raja. Raja tersebut terpesona dengan kecantikan sang putri hingga akhirnya menciumnya. Namun, sang putri tak kunjung terbangun. Sang raja lalu melanjutkan aksinya hingga sang putri hamil dalam masa tidurnya. Setelah sembilan bulan, sang putri melahirkan anak kembar. Sang putri kemudian terbangun dan mengetahui dirinya telah menjadi ibu dari dua anak kembar hasil perbuatan raja. Sang ratu, alias istri sahnya, marah besar begitu mengetahui hubungan gelap antara putri dan sang raja. Hingga puncaknya, sang ratu mencoba untuk memasak kedua anak kembar dan membunuh sang putri, namun diketahui. Raja akhirnya menghukum mati ratu. Kematian ratu menjadi sebuah ironi, mengingat beliau kehilangan nyawa akibat hubungan terlarang raja dan Putri Tidur.

5. Cinderella membiarkan Ibu Tiri buta dan miskin

Cinderella membiarkan Ibu Tiri buta dan miskin

Berikutnya adalah Cinderella. Cinderella merupakan salah satu dongeng legendaris yang mengisahkan gadis baik yang tinggal bersama ibu tiri dan dua saudara tiri, yang selalu jahat padanya. Namun, dalam cerita asli, buah cerita Grimm bersaudara, ada sedikit perbedaan pada akhir cerita si upik abu.

Baca Juga  7 Film Action Terbaik Dengan Pemeran Utama Wanita

Sepatu yang dikenakan Cinderella pun bukan sepatu kaca, melainkan sepatu emas. Ketika sang pangeran mencari pemiliki sepatu emas, sang ibu melakukan tindakan yang cukup ekstrem. Agar sepatu muat dikaki anak kandungnya, si ibu memotong jari kaki anak pertamanya. Sayang, sang pangeran mengetahui tindakan ini. Si ibu juga memotong tumit anak kedua. Lagi-lagi tindakan curang ibu tiri diketahui pangeran. Singkat cerita, Cinderella akhirnya menikah dengan pangeran. Saat upacara pernikahan, datang seekor merpati putih yang mematuk mata ibu tiri dan saudara tiri Cinderella hingga buta.

Sebuah karma yang terhitung sadis ini tidak diceritakan di film animasinya. Jika di versi animasi, Cinderella digambarkan sebagai gadis manis dan baik hati. Di versi aslinya, dia justru membiarkan sang ibu dan saudara tirinya menjadi pengemis buta.

4. Crayon Shinchan kehilangan nyawa demi adik

Crayon Shinchan kehilangan nyawa demi adik

Shinchan adalah animasi karya Yoshito Usui yang merupakan seorang kartunis Jepang. Di era tahun 1990an sampai 2000an, Shinchan sangat populer di Indonesia. Siapa yang menyangka bahwa terdapat kisah tragis di balik karakter Shinchan.

Menurut kabar yang beredar, Yoshito Usui menulis kisah Shinchan karena terinspirasi dari kisah seorang ibu bernama Misae di Jepang. Anak lelaki Misae yang berusia 5 tahun bernama Shinnosuke meninggal akibat kecelakaan. Kronologis kecelakaan itu diceritakan Misae kepada Yoshito Usui.

Adik dari Shinnosuke tiba-tiba berada ke tengah jalan dan hampir tertabrak mobil saat mereka berdua sedang berjalan-jalan. Dengan naluri sebagai seorang kakak yang baik, Shinnosuke sigap ingin menyelamatkan adiknya tersebut. Tapi sangat disayangkan, mereka berdua meninggal karena laju mobil sangat kencang sehingga tak sempat dihindari oleh Shinnosuke. Misae merasa sedih dan depresi karena kematian anak-anaknya, menemukan crayon milik Shinnosuke di dalam mobilnya. Kejadian itulah yang menjadi dasar Yoshito Usui memberi judul Crayon Shinchan pada animasi yang dibuatnya.

Baca Juga  Fakta Drama Korea Yang Jarang Terungkap

Lucu, konyol, nakal, dan genit merupakan watak Shinchan yang diimajinasikan oleh Misae karena merindukan kedua anaknya. Ia benar-benar berharap anak-anaknya tersebut masih hidup.

3. The Little Mermaid mengakhiri hidupnya sendiri

The Little Mermaid mengakhiri hidupnya sendiri

Didalam versi film dari Disney, dikisahkan Ariel, sang putri duyung berhasil menikah dengan pujaan hatinya. Namun, akhir kisah bahagia ini berbeda dari versi cerita aslinya yang merupakan karya klasik milik Hans Christian Andersen.

Dalam kisah yang ditulis pada tahun 1936, Ariel akhirnya gagal menikah dengan Pangeran Eric karena pria tersebut menikah dengan wanita lain. Agar tetap hidup, Ariel harus membunuh sang pangeran. Tak sanggup membunuh pria yang dicintainya, Ariel pun memilih untuk menjatuhkan dirinya ke laut dan berubah menjadi putri di lautan.

Kisah Ariel juga kabarnya merupakan kisah hidup Hans sendiri. Konon, dia mencintai seorang pria bernama Edvard Collin, yang tentu saja tidak bisa dia miliki karena pria tersebut harus menikah dengan seorang wanita. Hans menumpahkan kesedihannya dengan menuliskan dan menceritakan kisah Little Mermaid.

2. Peter Pan ternyata berdarah dingin

Peter Pan ternyata berdarah dingin

Karakter Peter Pan dikenal sebagai tokoh klasik yang menemani masa kecil hampir sebagian besar anak-anak di seluruh dunia. Cerita Peter Pan yang hidup penuh dengan keajaiban di Neverland membuat anak-anak yang menontonnya ingin sekali bisa mengunjungi Neverland. Tapi tidak ada yang menyangka bahwa sosok asli Peterpan tidak semanis ceritanya. Peter Pan adalah sosok jahat yang mampu membunuh tanpa rasa segan. Tokoh Peter Pan adalah hasil imajinasi JM Barrie, yang terinspirasi dari kakaknya, bernama David, yang meninggal karena kecelakaan saat bermain ice skating di umur 13 tahun. Karena keluarganya menganggap David sebagai anak yang tidak pernah dewasa, ia menjadikan hal itu sebuah inspirasi dalam membuat karakter Peter Pan.

Baca Juga  5 Tokoh Jahat Yang Paling Cantik Di Film

Dan ternyata, dalam cerita aslinya, Kapten Hook bukanlah penjahat. Tokoh jahatnya adalah Peter Pan itu sendiri yang diceritakan sebagai seorang pembunuh sadis atau psikopat. Dalam novel, Peter diceritakan tak hanya membunuh para bajak laut, tetapi juga teman-temannya sendiri.

1. Dumbo, gajah yang tersiksa sepanjang hidup

Dumbo, gajah yang tersiksa sepanjang hidup

Karakter gajah imut yang bisa terbang, Dumbo, juga memiliki kisah cukup tragis. Banyak yang tak tahu bahwa film animasi tentang gajah sirkus malang ini ternyata terinspirasi dari gajah sungguhan bernama Jumbo. Kisahnya bahkan jauh lebih mengenaskan.

Muncul pertama kali di tahun 1865, Jumbo merupakan gajah Afrika yang terkenal di kalangan anak-anak hingga Ratu Victoria pun menjadi penggemarnya. Pada awalnya, gajah yang diberi nama Jumbo ini ditangkap oleh pemburu yang berburu di Eritrea, Afrika. Jumbo dipisahkan dari ibunya yang dibunuh manusia di depan matanya, semata demi gading dan kulit. Jumbo menyakiti dirinya sendiri saat kebingungan dan sendirian ditinggal ibunya. Setelah dijual ke sirkus keliling Amerika, Jumbo yang sering tidak tenang dibius dengan jumlah banyak. Karena hal itu, Jumbo menjadi kecanduan alkohol dari kandungan obat bius tersebut. Yang lebih menyedihkan lagi, ia terbiasa memakan semua yang dilemparkan pengunjung, termasuk mainan dan koin.

Kematian Jumbo terjadi di tahun 1885, ketika Jumbo dan seekor gajah kecil bernama Tom Thumb sedang dimasukkan ke kereta sirkus. Tiba-tiba saja, sebuah kereta barang muncul dan menabrak kereta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *