October 30, 2020
10 Jembatan Terpanjang Di Indonesia

10 Jembatan Terpanjang Di Indonesia

Jembatan adalah fasilitas yang dibuat untuk menghubungkan dua wilayah yang terpisah dengan sungai, laut, atau jurang. Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak jembatan karena wilayahnya banyak yang terpisah oleh sungai. Berikut ini merupakan 10 dari jembatan terpanjang di Indonesia.

10. Jembatan Barelang

Jembatan Barelang

Jembatan Barelang adalah jembatan yang menghubungkan beberapa pulau. Barelang sendiri berasal dari singkatan: Batam, Rempang dan Galang. Total panjang jembatan ini adalah 642 m. Jembatan ini telah menjadi ikon kota Batam. Barelang juga disebut Jembatan Habibie karena Habibie-lah yang memprakarsai pembangunan jembatan tersebut. Namun, oleh penduduk setempat, jembatan ini lebih populer dengan nama Jembatan Tengku Fisabilillah. Sebagai bangsa Indonesia, kalian mungkin bisa berbangga karena pembangunan jembatan ini hanya melibatkan insinyur-insinyur dari Indonesia.

9. Jembatan Kutai Kartanegara

Jembatan Kutai Kartanegara

Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang berada di kota Tenggarong, Kalimantan Timur. Jembatan ini mempunyai nama resmi Jembatan Kutai Kartanegara ing Martadipura. Jembatan yang memiliki panjang total 710 m ini, pernah ambruk di tahun 2011. Namun, kembali dibangun pada tahun 2013 dan dibuka kembali pada akhir tahun 2015. Jembatan ini juga menjadi jembatan kedua yang melintasi Sungai Mahakam, hingga seringkali jembatan ini disebut Jembatan Mahakam II.

8. Jembatan Rumpiang

Jembatan Rumpiang

Jembatan Rumpiang adalah jembatan yang berada di atas sungai Barito. Jembatan ini diresmikan pada tanggal 25 April 2008 oleh SBY. Pembangunannya dimulai sejak akhir tahun 2003. Jembatan ini juga ikut melancarkan lalu lintas dari kota Marabahan menuju Banjarmasin. Jembatan ini mempunyai panjang 753 m.

7. Jembatan Mahakam Ulu

Jembatan Mahakam Ulu

Jembatan Mahakam Ulu atau Jembatan Mahulu adalah jembatan yang melintasi sungai Mahakam. Jembatan ini menghubungkan dua wilayah, yaitu Kecamatan Sungai Kunjang dan Kecamatan Samarinda Seberang. Jembatan ini diresmikan pada tanggal 15 Juli 2009 oleh SBY, Presiden pada masa itu. Jembatan ini memiliki total panjang 789 m. Ciri khas dari jembatan ini adalah rentangan baja berbentuk setengah lingkaran.

Baca Juga  6 Wisata Asyik Di Bawah Tanah

6. Jembatan Barito

Jembatan Barito

Jembatan Barito adalah jembatan yang juga melintasi Sungai Barito, Kalimantan Selatan. Jembatan yang secara administratif ini berada Kabupaten Barito Kuala, mempunyai panjang 1082 m. Jembatan ini merupakan akses jalan Trans Kalimantan dari Banjarmasin menuju Palangkaraya. Jembatan ini menjadi andalan warga sekitar karena sebelum jembatan ini dibangun, orang-orang menggunakan jalur air dengan memakai kapal bermotor.

5. Jembatan Ampera

Jembatan Ampera

Jembatan Ampera adalah jembatan yang membentang di atas Sungai Musi. Jembatan yang berada di kota Palembang ini memiliki panjang 1117 m, dengan lebar 22 m dan tinggi 63 m. Jembatan ini menghubungkan daerah Seberang Hulu dan Seberang Ilir yang dipisahkan dengan Sungai Musi. Ide penyatuan dua daratan di Palembang tersebut sudah ada sejak zaman kolonial. Namun, baru terwujud setelah Bung Karno menyetujui ide tersebut. Jembatan ini mulai dibangun pada bulan April 1962 dengan biaya diambil pampasan perang Jepang dengan tenaga ahli juga dari Jepang. Untuk menghargai Bung Karno, awalnya jembatan ini dinamai Bung Karno, namun berubah di tahun 1966 saat terjadi pergolakan gerakan anti Soekarno. Jembatan ini adalah jembatan terpanjang se-Asia Tenggara pada masa itu.

4. Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih

Jembatan Merah Putih adalah jembatan yang membentang di atas Teluk Dalam Pulau Ambon dengan panjang 1140 m. Untuk Indonesia Timur, Jembatan Merah Putih menjadi jembatan terpanjang. Jembatan ini juga menjadi bagian dari keseluruhan Tata Ruang Kota Ambon. Awal pembangunannya di tahun 2011 dan sempat tertunda karena gempa bumi yang melanda Ambon di tahun 2015. Hingga akhirnya rampung di tahun 2016.

Keunikan dari jembatan ini adalah pada penamaannya. Merah Putih bukan hanya melambangkan Indonesia, namun bagi Ambon ini melambangkan perdamaian. Konflik sektarian dan rasial di Ambon sangat tinggi. Warna merah melambangkan Kristen dan putih melambangkan Islam. Penyatuan dua warna ini dalam penamaan jembatan adalah wujud harapan orang-orang Ambon.

Baca Juga  5 Kota Tak Lazim Yang Ada Di Dunia

3. Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah

Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah

 Jembatan Siak Tengku Agung Sultanah Latifah adalah jembatan yang berada di daerah Kabupaten Siak, Riau. Jembatan ini membentang di atas Sungai Siak, dengan panjang 1196 m. Pertama kali dibangun pada tahun 2002 dengan memakan biaya 277,65 milyar rupiah dan diresmikan pada tanggal 11 Agustus 2007. Jembatan ini sangat penting dalam dunia transportasi Kabupaten Siak karena jembatan ini juga menghubungkan beberapa kantor pemerintah dan menjadi jalur darat alternatif dalam kelancaran arus transportasi. Sedangkan, nama yang panjang tersebut diambil dari nama gelar permaisuri Sultan Syarif Kasim II, yaitu Sultan terakhir Kerajaan Siak.

2. Jembatan Pasupati

Jembatan Pasupati

Jembatan Pasupati adalah jembatan yang menghubungkan bagian utara dan timur Kota Bandung. Memiliki total panjang 2,8 km dan lebar 30-60 m, jembatan ini juga disebut sebagai jalan layang Pasupati. Di bawah jembatan terdapat Taman Pasupati dan saat malam tiba, jembatan ini akan diterangi lampu sorot warna-warni. Jembatan layang ini adalah jembatan dan jalan pertama di Indonesia yang memakai teknologi anti gempa yang disebut look up device, sebuah teknologi yang dibuat di Prancis. Dan, yang menjadi pemandangan menarik adalah cable stayed-nya melintang sepanjang 161 m di atas lembah Cikapundung.

1. Jembatan Suramadu

Jembatan Suramadu

Jembatan Nasional Suramadu adalah jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura. Jembatan ini melintasi Selat Madura dengan panjang 5438 m, menjadikannya jalanan terpanjang di Indonesia atau jembatan terpanjang di Indonesia. Rentang terpanjangnya adalah 434 m, memiliki tinggi 146 m dan lebar 30 m. Jembatan ini pertama kali dibangun pada tanggal 20 Agustus 2003 dan selesai pada 21 Maret 2009. Kemudian dibuka dan diresmikan pada tanggal 10 Juni 2009. Jembatan Nasional Suramadu menyediakan empat jalur dua arah selebar 3,5 m dengan dua lajur darurat sebesar 2,75 m. Dan ada lajur khusus bagi pengendara motor yang terletak di setiap sisi luar jembatan.

Baca Juga  6 Kota Di Dunia Yang Mengalami Malam Terpanjang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *